Sekarang
setelah Anda menyadari bahwa belajar bahasa mandarin itu penting, Anda mungkin
akan bertanya-tanya.
-
Dari mana saya harus memulai?
-
Apakah saya bisa dengan kemampuan saya yang
sekarang?
-
Jadwal saya begitu banyak, bagaimana mungkin
saya bisa mengatur waktu untuk belajar bahasa ini? Guratannya begitu banyak.
-
Saya sudah terlalu tua untuk belajar, ingatan
saya menurun.
-
Saya sudah belajar bahasa ini sedari taman
kanak-kanak, tetapi seperti ember yang bocor, pikiran saya tentang bahasa ini
selalu tumpah dan tak tahu menghilang ke mana.
-
Aksara-aksara dalam bahasa mandarin begitu repot
untuk diingat, sangat banyak dengan urutannya yang tidak sembarang.
-
Dan jutaan kemungkinan pertanyaan negatif
lainnya yang mengempiskan niat Anda untuk belajar bahasa mandarin.
Kalau
Anda menemukan masalah-masalah di atas, hanya satu pesan saya, “Jangan
menyerah. Never give up.”
Tidak
ada yang mengatakan bahwa belajar bahasa mandarin itu mudah, tetapi tidak
menutup kemungkinan pula bahwa bahasa mandarin itu tidak sulit. Kalau Anda
merupakan salah satu dari kriteria-kriteria di atas, bersyukurlah karena Anda
telah menemukan blog yang tepat.
Sebelum
Anda menentukan garis start Anda belajar bahasa mandarin, tentukan terlebih
dulu fokus Anda belajar bahasa mandarin. Berikut ini beberapa kemungkinan yang
saya prediksikan:
1.
Anda banyak bermitra dengan orang dari China.
Anda sering bersosialisasi dengan mereka, pergi makan bersama atau pergi
berbelanja bersama. Sebelumnya Anda belum pernah belajar bahasa mandarin. Anda
ingin menjadi teman dekat mereka, salah satunya dengan menguasai bahasa mereka.
Fokus Anda belajar bahasa mandarin adalah pendengaran dan percakapan.
2.
Sama dengan di atas, Anda banyak bermitra dengan
orang dari China. Perbedaanya adalah, Anda juga sering berkirim pesan singkat
dengan mereka (biasanya via WeChat). Fokus Anda belajar bahasa mandarin adalah pendengaran
dan percakapan. Namun, Anda perlu mengetahui pinyin dan bisa sedikit
mengenal aksara mandarin.
3.
Orang tua dan keluarga Anda sering menuturkan
bahasa mandarin di rumah. Anda mengerti apa yang mereka sampaikan, tapi Anda
tidak tahu bagaimana cara menyusun kalimat bahasa mandarin saat ingin menjawab.
Anda ingin mendalami bahasa mandarin. Fokus belajar Anda adalah percakapan.
4.
Anda belajar bahasa mandarin di sekolah. Setiap
beberapa bulan sekali sang guru melaksanakan ujian dan tak jarang Anda diminta
untuk menghafal aksara-aksara mandarin mentah-mentah. Anda mengalami kesulitan.
Tetapi tenang saja, penulis selaku guru mandarin sudah terbiasa menemukan cara
untuk meghapal guratan-guratan bahasa mandarin dengan cara yang kreatif. Fokus
Anda belajar bahasa mandarin adalah menulis aksara.
5.
Anda berniat melanjutkan studi ke China, tapi
bukan untuk mengambil kelas bahasa. Fokus Anda belajar bahasa mandarin adalah
pendengaran dan percakapan sehari-hari. Anda cukup bisa mengerti harga,
bagaimana cara berbelanja dan memesan makanan, dan menanyakan arah tempat.
6.
Sama dengan poin nomor lima, melanjutkan studi
ke China, hanya saja Anda berniat mengambil kelas bahasa. Fokus Anda belajar
bahasa mandarin yang terpenting adalah percakapan sehari-hari. Tapi Anda juga
mempunyai fokus lain, yakni pendengaran, menulis aksara, dan tata bahasa.
7.
Anda memutuskan untuk belajar bahasa mandarin
sedikit dilandasi terpaksa. Mungkin saja orang tua Anda menjebloskan Anda ke
dalam kursus bahasa mandarin atau barangkali sekolah Anda memiliki kurikulum
bahasa mandarin. Fokus belajar Anda adalah, cukup ikuti apa yang diminta
sekolah Anda/tempat kursus Anda. Mungkin poin ini terlihat agak menyedihkan.
Namun penulis selaku guru, banyak menemukan kasus serupa. Hal inilah yang
menyebabkan penulis berusaha menemukan cara-cara yang membuat belajar bahasa
mandarin bisa lebih menyenangkan, yaitu dengan memberikan tips-tips mengingat
aksara mandarin yang disajikan secara kreatif.
Demikianlah
yang bisa penulis prediksikan tentang latar belakang Anda belajar bahasa
mandarin dan fokus belajar bahasa mandarin. Namun tidak menutup kemungkinan
kalau-kalau poin tersebut tidak mutlak 100% sama, hanya saja kemungkinan besar
fokus belajar bahasa mandarin bagi Anda adalah mirip dengan apa yang penulis
prediksikan.
Akhir
kata, salam aksara!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar