Pages

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label kamus bahasa mandarin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kamus bahasa mandarin. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Maret 2015

Pelajaran 1 – Menyapa dalam Bahasa Mandarin

A.   Kosakata (Shēngcí / 生词)
Selamat pagi                       zăoshàng hao                                  早上好
Selamat siang                      wŭ ān                                                 午安
Selamat sore                        xiàwŭ hăo                                         下午好
Selamat malam                   wănshàng hăo                                 晚上好
Selamat malam                   wăn ān                                              晚安
Halo                                       nĭ hăo                                                 你好
                                               nín hăo                                               您好
Apa kabar                            nĭ hăo ma                                          你好吗
Sangat baik                          hĕn hăo                                             很好
Sampai jumpa                     zài jiàn                                                再见

B.    Percakapan (Duìhuà / 对话)
Budi    : Ayu, 你好!
Ayu     : 你好,Budi
Budi    : 你好吗?
Ayu     : 很好。 你好吗?
Budi    : 很好。再见。
Ayu     : 再见。

C.   Metode Belajar Bahasa Mandarin yang Tepat
Setujukah Anda dengan kalimat, “Bisa karena biasa?”
Terbiasa melihat, membaca, menulis, mengucapkan, dan mengulang bahasa mandarin menjadikan Anda mampu berbahasa mandarin. Alangkah baiknya kalau Anda mulai belajar dengan melihat hanzi, tapi kalau belum terbiasa dengan hanzi, pinyin bisa menjadi alternatif pilihan. Membaca, tapi bukan hanya dalam hati saja, melainkan diucapkan keluar. Dengan adanya pengucapan, diharapkan Anda bukan hanya merangsang mulut Anda melainkan juga telinga Anda.

Tahap selanjutnya, kalau fokus belajar Anda adalah menulis aksara, perbanyaklah latihan menulis. Semakin banyak Anda menulis, semakin tertanamlah bentuk aksara itu di pikiran Anda. Selain itu, Anda bisa menggunakan beberapa cara kreatif untuk mengingat bentuk aksara tertentu. Anda bisa membuatnya seperti sebuah cerita.


Pada kenyataannya, bahasa mandarin merupakan bahasa piktograf. Bahasa piktograf adalah bahasa yang bentuknya berasal dari bentuk yang disederhanakan. Anda bisa mengkreasikan bentuk-bentuk aksara mandarin menjadi gambar tertentu atau cerita tertentu, seperti yang sering saya lakukan kepada murid-murid saya.

Selasa, 24 Maret 2015

Menentukan Fokus Belajar Bahasa Mandarin

Sekarang setelah Anda menyadari bahwa belajar bahasa mandarin itu penting, Anda mungkin akan bertanya-tanya.

-          Dari mana saya harus memulai?
-          Apakah saya bisa dengan kemampuan saya yang sekarang?
-          Jadwal saya begitu banyak, bagaimana mungkin saya bisa mengatur waktu untuk belajar bahasa ini? Guratannya begitu banyak.
-          Saya sudah terlalu tua untuk belajar, ingatan saya menurun.
-          Saya sudah belajar bahasa ini sedari taman kanak-kanak, tetapi seperti ember yang bocor, pikiran saya tentang bahasa ini selalu tumpah dan tak tahu menghilang ke mana.
-          Aksara-aksara dalam bahasa mandarin begitu repot untuk diingat, sangat banyak dengan urutannya yang tidak sembarang.
-          Dan jutaan kemungkinan pertanyaan negatif lainnya yang mengempiskan niat Anda untuk belajar bahasa mandarin.

Kalau Anda menemukan masalah-masalah di atas, hanya satu pesan saya, “Jangan menyerah. Never give up.

Tidak ada yang mengatakan bahwa belajar bahasa mandarin itu mudah, tetapi tidak menutup kemungkinan pula bahwa bahasa mandarin itu tidak sulit. Kalau Anda merupakan salah satu dari kriteria-kriteria di atas, bersyukurlah karena Anda telah menemukan blog yang tepat.

Sebelum Anda menentukan garis start Anda belajar bahasa mandarin, tentukan terlebih dulu fokus Anda belajar bahasa mandarin. Berikut ini beberapa kemungkinan yang saya prediksikan:
1.       Anda banyak bermitra dengan orang dari China. Anda sering bersosialisasi dengan mereka, pergi makan bersama atau pergi berbelanja bersama. Sebelumnya Anda belum pernah belajar bahasa mandarin. Anda ingin menjadi teman dekat mereka, salah satunya dengan menguasai bahasa mereka. Fokus Anda belajar bahasa mandarin adalah pendengaran dan percakapan.
2.       Sama dengan di atas, Anda banyak bermitra dengan orang dari China. Perbedaanya adalah, Anda juga sering berkirim pesan singkat dengan mereka (biasanya via WeChat). Fokus Anda belajar bahasa mandarin adalah pendengaran dan percakapan. Namun, Anda perlu mengetahui pinyin dan bisa sedikit mengenal aksara mandarin.
3.       Orang tua dan keluarga Anda sering menuturkan bahasa mandarin di rumah. Anda mengerti apa yang mereka sampaikan, tapi Anda tidak tahu bagaimana cara menyusun kalimat bahasa mandarin saat ingin menjawab. Anda ingin mendalami bahasa mandarin. Fokus belajar Anda adalah percakapan.
4.       Anda belajar bahasa mandarin di sekolah. Setiap beberapa bulan sekali sang guru melaksanakan ujian dan tak jarang Anda diminta untuk menghafal aksara-aksara mandarin mentah-mentah. Anda mengalami kesulitan. Tetapi tenang saja, penulis selaku guru mandarin sudah terbiasa menemukan cara untuk meghapal guratan-guratan bahasa mandarin dengan cara yang kreatif. Fokus Anda belajar bahasa mandarin adalah menulis aksara.
5.       Anda berniat melanjutkan studi ke China, tapi bukan untuk mengambil kelas bahasa. Fokus Anda belajar bahasa mandarin adalah pendengaran dan percakapan sehari-hari. Anda cukup bisa mengerti harga, bagaimana cara berbelanja dan memesan makanan, dan menanyakan arah tempat.
6.       Sama dengan poin nomor lima, melanjutkan studi ke China, hanya saja Anda berniat mengambil kelas bahasa. Fokus Anda belajar bahasa mandarin yang terpenting adalah percakapan sehari-hari. Tapi Anda juga mempunyai fokus lain, yakni pendengaran, menulis aksara, dan tata bahasa.
7.       Anda memutuskan untuk belajar bahasa mandarin sedikit dilandasi terpaksa. Mungkin saja orang tua Anda menjebloskan Anda ke dalam kursus bahasa mandarin atau barangkali sekolah Anda memiliki kurikulum bahasa mandarin. Fokus belajar Anda adalah, cukup ikuti apa yang diminta sekolah Anda/tempat kursus Anda. Mungkin poin ini terlihat agak menyedihkan. Namun penulis selaku guru, banyak menemukan kasus serupa. Hal inilah yang menyebabkan penulis berusaha menemukan cara-cara yang membuat belajar bahasa mandarin bisa lebih menyenangkan, yaitu dengan memberikan tips-tips mengingat aksara mandarin yang disajikan secara kreatif.

Demikianlah yang bisa penulis prediksikan tentang latar belakang Anda belajar bahasa mandarin dan fokus belajar bahasa mandarin. Namun tidak menutup kemungkinan kalau-kalau poin tersebut tidak mutlak 100% sama, hanya saja kemungkinan besar fokus belajar bahasa mandarin bagi Anda adalah mirip dengan apa yang penulis prediksikan.


Akhir kata, salam aksara!
 

Blogger news

Blogroll

About